KETUA TIM PENGGERAK PKK MELAKUKAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK

 

Ibu Tim Penggerak PKK Desa Sidoharjo bersama Anggota  melakukan kegiatan pemberantasan demam berdarah dengue dengan melakukan pembasmian nyamuk Aedes Aegpty yang berperan sebagai pembawa virus dengue. Ada banyak metode yang bisa dilakukan untuk mengendalikan jumlah nyamuk, yang dianggap tepat dan efektif.Pengendalian nyamuk ini bisa dilakukan baik dengan pengendalian lingkungan, pengendalian secara biologis dan kimiawi. Semua upaya ini dilakukan agar tidak ada kasus demam berdarah .

Ny. Kristin menjelaskan cara untuk memberantas sarang nyamuk.

Upaya pertama yang bisa dilakukan untuk mengendalikan nyamuk penyebab DBD adalah dengan mengendalikan lingkungan terlebih dahulu. Lingkungan ini jangkauannya luas ya Mak, dimulai dari rumah hingga lingkungan sekitar. Pengendalian secara lingkungan ini dilakukan dengan tujuan membatasi ruang nyamuk untuk berkembang biak, sehingga harapannya nyamuk penyebab DBD ini bisa musnah. Program 3M yang sudah sangat kita kenal, menjadi salah satu cara mengendalikan perkembangbiakan nyamuk secara lingkungan. Secara lengkap, pemberantasan sarang nyamuk secara lingkungan, bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :

1.  Program 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur )

  • Menguras tempat penampungan air secara teratur, setidaknya seminggu sekali. Kenapa harus seminggu sekali ? karena telur nyamuk membutuhkan waktu sekitar 7-10 hari untuk bisa berubah menjadi nyamuk. Jadi sebelum telur itu berubah jadi nyamuk, tempat perkembangbiakannya sudah kita bersihkan.
  • Menutup rapat tempat penampungan air, ini juga dilakukan agar tempat-tempat tersebut tidak bisa dijadikan nyamuk untuk berkembangbiak
  • Mengubur dan menyingkirkan barang-barang bekas yang bisa menampung air

2.  Mengganti air yang ada pada vas bunga atau tempat minum di sarang burung, setidaknya dilakukan seminggu sekali

3.  Membersihkan saluran air jika tersumbat oleh sampah, karena setiap genangan air bisa dimanfaatkan oleh nyamuk untuk berkembang biak.

 

Kegiatan ini dilakukan selain memang ada surat perintah juga memang sudah menjadi salah satu program dari kegiatan PKK Desa Sidoharjo. Jumat, 18 Januari 2019.